memang sebegitu ringannya dan jadinya aku puas. bukankah menyedihkan, langit? ketika satu alpa kuasa putar balik/maju mudur/lahir mati dalam satu gelinding bola;
ketika kokok pagi dihantui temaram pijar dan gelap disuarakan takut.
bukankah menyedihkan, jalan,
nyatanya kau berlari sendiri tanpa orang tangisi (sembari terpingkal: memang tidak berpijak rupanya) tua mereka sendiri?
habis ini aku pulang saja
Minggu, 05 Juni 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar